MER-C dan Sejumlah Tokoh serta Lembaga Bentuk Afghanistan Support Working Group

Sejumlah Tokoh dan Lembaga Peduli Afghanistan membentuk Afghanistan Support Working Group dalam rangka menggalang dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Afghanistan khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Ide ini tercetus saat acara Silaturahim Indonesia – Afghanistan yang diadakan oleh MER-C untuk menyambut kedatangan seorang dokter orthopedi dan tokoh pendidikan Afghanistan, Asst. Prof. Emal Wardak, MD, Sabtu/1 Okt 2022.   Acara dihadiri oleh Mayjend TNI (Purn). Arief Rachman (Duta Besar RI untuk Afghanistan), Prof. DR. Hj. Amany Lubis, MA (Rektor UIN Syarif Hidayatullah), DR. KH. Imam Addaruqutni, MA (Tokoh Muhammadiyah), Ustadz Dr. H. Abdurrahman Anton Minardi, MA (Ketua Empathy Foundation) beserta pengurus, dr. Rahyussalim, SpOT, Pengurus Jamaah Muslimin (Hizbullah) dan beberapa media partner diantaranya LKBN Antara, HU Republika, Radio dan TV Silaturahim serta Mi’raj News Agency (MINA). Emal Wardak, MD adalah Kepala Departemen Orthopaedi dan Trauma di RS Nasional Wazir Mohammad Akbar Khan Kabul, Afghanistan. Tim MER-C bertemu dengan ahli bedah orthopedi Afghanistan ini ketika menunaikan misi kemanusiaan ke Afghanistan pada Juli 2022 lalu sebagai respon terhadap bencana gempa bumi dahsyat yang melanda negara tersebut. Saat ia berkunjung ke Kuala Lumpur akhir bulan September lalu untuk suatu kegiatan, kesempatan ini dimanfaatkan MER-C untuk mengundang dokter berusia 43 tahun ini datang ke Indonesia guna menindaklanjuti rencana program capacity building bagi tenaga kesehatan Afghanistan. Selama kunjungannya di Jakarta, MER-C membawa dokter Emal mengunjungi pusat pendidikan orthopedi di FKUI – RSCM, melihat alur dan sistem di IGD RSCM dan IMERI atau Indonesian Medical Education and Research Institute yang merupakan institute pendidikan kedokteran dan penelitian pertama di Indonesia. Pendidikan Kedokteran lain yang juga didatangi adalah FK UIN Syarif Hidayatullah yang berada di Ciputat. Meski waktu kedatangan yang singkat di Indonesia, MER-C bekerjasama dengan RS Islam Jakarta Cempaka Putih, ILUNI FKUI dan PPNI DKI Jakarta berkesempatan mengadakan Seminar dan Worskhop “Mass Casualty Management in Conflict Area”, Minggu/2 Oktober 2022 di Auditoriun RS Islam Jakarta Cempaka Putih dengan pembicara utama Asst. Prof. Emal Wardak dari Afghanistan dan Mohammad Al Attar, MD dari Jalur Gaza, Palestina. Pembicara berkompeten lainnya adalah pembicara dari RSCM, PPNI DKI Jakarta dan relawan MER-C yang berpengalaman di berbagai wilayah konflik dalam dan luar negeri. Seminar dan workshop diadakan secara hybrid dengan peserta yang juga berasal dari tiga negara, yaitu Indonesia, Afghanistan dan Jalur Gaza, Palestina. Kedatangan Asst. Prof. Emal Wardak, MD, diharapkan menjadi awal yang baik untuk terus mempererat jalinan kerjasama yang telah terbangun dan memperkuat dukungan MER-C bersama elemen bangsa Indoensia lainnya untuk bahu membahu membantu rakyat Afghanistan untuk bangkit dari krisis kemanusiaan. Dukungan dan Donasi bagi Program Kemanusiaan MER-C di Afghanistan dapat disalurkan melalui: BSI (Bank Syariah Indonesia)No. Rek. 701.565.8918 Atas nama Medical Emergency Rescue Committee Call Center:0811 99 0176

MER-C dan PPNI DKI Jakarta Bahas Kerjasama Penanggulangan Bencana

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia menerima kunjungan dari Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Wilayah DKI Jakarta, Rabu/3 Agustus 2022. Dalam kunjungan ini, Tim PPNI DKI Jakarta dipimpin oleh Jajang Rahmat selaku Ketua, didampingi oleh Indra Jaya Permana (Wakil Sekretaris), Siti Nurlaela (Wakil Ketua Bidang Pelayanan), Diah Sukaesti (Ketua Divisi Pelayanan) serta beberapa anggota Bidang Pelayanan. Kunjungan Pengurus PPNI DKI Jakarta diterima langsung oleh Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad dan jajaran Presidium MER-C, dr. Yogi Prabowo, SpOT, dr. Henry Hidayatullah, MSi, dan dr. Arief Rachman, SpRad serta sejumlah relawan MER-C. Ketua PPNI DKI Jakarta, Jajang Rahmat mengatakan bahwa tujuan kunjungan ke Kantor Pusat MER-C adalah untuk membuat jejaring kerjasama atau kolaborasi dalam hal penanggulangan bencana. “Kami ingin membuat jejaring kerjasama atau kolaborasi dengan MER-C tentang bagaimana penganggulangan bencana mulai dari aspek keilmuan sampai dengan pelaksanaan pelayanan di lapangan,” jelas Jajang. “Kadang-kadang orang turun ke bencana tanpa ilmu. Ini yang ingin kita belajar dari MER-C agar terstruktur dengan baik dengan penguatan keilmuan di bidang kebencanaan,” ujarnya. Ia berharap nantinya akan ada MOU Kerjasama yang berkaitan dengan pelatihan, workshop, seminar terkait kebencanaan dan tentunya tindak lanjut bagaimana penanggulangan bencana di lapangan. Presidium MER-C, dr. Yogi Prabowo, SpOT mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan pengurus PPNI DKI Jakarta. “Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman perawat di PPNI,” ujarnya. Presidium yang juga salah satu Pendiri MER-C ini menilai kunjungan PPNI adalah suatu kolaborasi yang akan baik ke depannya. PPNI terutama di DKI Jakarta dengan jumlah anggota 56 ribu perawat adalah sebuah kekuatan yang cukup besar. Dengan pelatihan bersama, sharing keilmuan dan pengalaman bersama ia yakin akan menjadi hal yang sangat baik untuk penanganan bencana di Indonesia. Ia juga berharap kerjasama dan kolaborasi bisa berlanjut dengan PPNI di kota-kota dan provinsi lainnya. “Langkah terdekat adalah bagaimana segera mewujudkan kolaborasi dalam bentuk pelatihan bersama dan misi bantuan bencana bersama, kemudian yang lebih besar lagi adalah mendirikan pusat pelatihan atau pendidikan tidak hanya untuk perawat namun untuk tenaga kesehatan pada umumnya,” imbuhnya.

Silahkan bertanya?